Madu Pahit Pelawan Bangka Belitung


Madu Pahit Pelawan Bangka Belitung : Madu pelawan adalah salah satu hasil kekayaan alam khas Propinsi Bangka Belitung. Madu pahit yang berasal dari bunga pohon pelawan yang merupakan pohon liar yang banyak tumbuh di hutan Bangka Belitung dan Sumatera. Selama ini kita hanya mengenal madu manis bukan ? namun ternyata ada juga madu yang rasanya pahit yaitu madu pahit pelawan yang berasal dari Bangka Belitung yang menjadi daya tarik paket wisata bangka belitung . Madu dengan rasa pahit yang khas di percaya memiliki khasiat lebih banyak di bandingkan madu manis. Harga  madu pahit di pasaran rata - rata Rp. 200.000 - 300.000 / liter, namun madu pahit harganya bisa mencapai Rp. 700.000 - Rp. 900.000 /liter. Mahalnya harga madu pahit pelawan Bangka Belitung selain di karenakan khasiatnya yaitu karena madu pahit pelawan hanya di hasilkan 1 tahun sekali, itupun bila tidak gagal panen. Pohon pelawan hanya berbunga pada bulan april - mei saja, dan pada bulan itulah banyak di produksi madu pelawan. Pada bulan april - mei itulah saat yang tepat untuk anda yang tertarik untuk wisata Bangka Belitung khusus berburu madu pahit pelawan baik itu proses panen madu maupun berburu madu pahit langsung dati petani.

Madu pahit pelawan Bangka Belitung
Kemasan madu pahit dan manis

Menurut masyarakat lokal Bangka Belitung semakin lama umur madu pelawan di simpan maka khasiatnya akan semakin banyak. Madu yang di simpan lebih dari 5 tahun, bentuknya tidak lagi kental seperti madu biasa, namun terlihat sangat encer dan berwarna hitam seperti kopi. Madu pahit pelawan Bangka Belitung yang sudah lama di simpan ini biasanya di manfaatkan masyarakat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti batuk, luka bakar, patah tulang dan lain - lain. Madu yang  sudah bertahun - tahun di simpan ini oleh sebagian masyarakat tidak dijual, kalaupun di jual tentu dengan harga yang sangat tinggi mengingat khasiatnya yang cukup banyak.

Madu pahit pelawan Bangka Belitung

Foto Hutan Pelawan

Madu pahit pelawan Bangka Belitung

Sebenarnya selain memiliki hasil madu pahit pelawan, Bangka Belitung juga memiliki beberapa madu manis yang khas seperti madu bunga leting, madu bunga pesirah, madu pules, madu mentangor, madu mesirak, madu rempodong, madu karet dan masih banyak lainnya. Untuk saat ini, pulau Bangka memiliki hutan pelawan lebih luas di bandingkan pulau Belitung. Beberapa kabupaten mulai menggalakkan kawasan hutan pelawan seperti di belinyu ( kab. Bangka ), di kelapa ( kab. Bangka Tengah ) dan di Namang ( Kab. Bangka Tengah ). Namun kawasan hutan pelawan saat ini ada di Namang Kab Bangka Tengah dengan luas hutan pelawan sekitar 300 hektar yang merupakan hutan wisata Bangka Belitung. Lebah penghasil madu pelawan ini adalah jenis labah liar yang tidak bisa di ternak, oleh sebab itu untuk produksi madu itu masih terbatas karena masih tergantung pada alam. Satu keunikan dari proses berternak madu pelawan ini yaitu pada golok yang di gunakan baik pada saat proses pembuatan Sunggau atau tempat sarang lebah sampai proses panen. Mata golok yang di gunakan tidak boleh terkena kulit manusia dan rempah - rempah, bila hal ini sampai di langgar maka lebah tidak akan membuat sarang pada bekas bacokan golok tersebut atau sarang pada bekas bacokan golok tidak akan menghasilkan madu. Percaya atau tidak namun inilah fakta yang terjadi pada petani lebah. Bahkan di antara petani, ada golok yang telah di gunakan turun temurun hingga saat ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »